Home News & Info Aktivitas Siswa Generasi Hebat, Generasi Penghafal Al Quran

Generasi Hebat, Generasi Penghafal Al Quran

259
0
SHARE

Ada sebagian orangtua yang merasa khawatir, jika Putra-putrinya yang masih usia belia atau disaat usia pendidikan dasar mulai dibiasakan menghafal Al Quran. Ada yang beralasan ; “nanti akan mengalami stres dan penurunan prestasi, nanti pelajaran-pelajaran umum yang lain akan kalah ?”, dan lain sebagainya. Kekhawatiran tersebut adalah hal yang tidak perlu.

Menurut salah satu Imam Masjid Nabawi, Syaikh Sa’ad Al Ghamidi, sebagaimana disebutkan di Republika.co.id,  otak penghafal Alquran lebih tajam dari yang tidak menghafal Alquran.

Menurut Syaikh, Alquran akan terus memberikan stimulasi otak dan mengasah ketajaman otak, hingga semakin lama semakin mudah menghafal. Perbedaan terlihat pada anak-anak yang menghafal Alquran, dengan anak-anak yang tidak menghafal Alquran. Menurutnya anak-anak yang menghafal Alquran cepat dan mudah mengingat sesuatu.

Anak-anak penghafal Alquran biasanya juga cerdas dan cemerlang di bangku sekolah. “Mereka akan mudah menghafal pelajaran di sekolah, karena mereka terbiasa menghafal ayat-ayat suci Alquran,” kata Syaikh Al Ghamidi saat berbincang dengan ROL, di Hotel Borobudur Jakarta, Ahad (30/3) kemarin malam.

masih menurut beliau, hal itu karena kelebihan yang diberikan Allah SWT bagi orang yang hidup bersama Alquran. Namun Syaikh mengingatkan tujuan menghafal Alquran harus bersih. Jangan sampai ada orientasi dunia dalam menghafal Alquran tersebut. Niatnya harus ikhlas semata-mata lillahi ta’ala.So, apalagi yang perlu kita khawatirkan ?

Dan ternyata memang demikian yang terjadi. Dari sekian tahun perjalanan SDI Luqman Al Hakim mengembangkan program Tahfidz Al Quran, alhamdulillah tidak ada korelasi sama sekali bahwa anak yang menghafal Al Quran, maka prestasinya akan turun atau bahkan jeblok, tidak sama seklai.

Bahkan ternyata, anak-anak yang hafalan Al Qurannya bagus, maka keumumannya, merekalah yang didalam kelasnya juga lebih menonjol dan bahkan yang terbaik dari sisi prestasi akademiknya. So, jadi Hafidz, Siapa takut ?!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 + eight =